Liverpool melanjutkan pengejaran mereka untuk posisi 4 teratas dengan kemenangan lainnya melawan West Bromwich Albion. Gol pertama secara mengejutkan terjadi di akhir pertandingan mengingat banyaknya peluang yang diciptakan. Terjadi pada masa tambahan waktu di penghujung babak pertama ketika Roberto Firmino menanduk bola agar Liverpool unggul setelah Lucas melepaskan tembakan dari bola mati untuk mencetak gol ke-11nya di Premier musim ini. Dia kini telah melampaui jumlah gol Premier League-nya dari musim lalu (10 gol di musim lalu dan 11 gol di musim 2016/17). Sejak awal musim lalu, dia telah terlibat langsung dalam 34 gol PL, lebih banyak dari pemain LFC lainnya. Liverpool mengamankan kemenangan dengan susah payah atas Baggies untuk naik ke posisi ke-3 di PL. Mereka telah mengumpulkan 66 poin dari 33 pertandingan musim ini, 6 poin lebih banyak dari yang mereka peroleh sepanjang musim 2015/16.
Piala Dunia 2026
Kalau biasanya Piala Dunia itu sudah terasa besar, edisi 2026 bakal terasa seperti “festival sepak bola global” versi maksimal. Untuk pertama kalinya, turnamen ini digelar bareng oleh tiga negara sekaligus—Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko—yang artinya vibes-nya bakal campur aduk antara budaya, stadion, dan gaya dukungan fans yang beda-beda. Bukan cuma soal lokasi, formatnya juga naik level: dari 32 jadi 48 tim. Kebayang nggak, lebih banyak negara ikut, lebih banyak cerita underdog, dan peluang kejutan makin gede. Bisa jadi tim-tim yang biasanya cuma numpang lewat, kali ini malah bikin sejarah. Di sisi lain, jadwal yang makin panjang bikin turnamen ini terasa seperti maraton emosi—dari fase grup yang padat sampai knockout yang makin brutal. Dan karena ini Piala Dunia FIFA 2026, ekspektasinya jelas: gol dramatis, momen ikonik, dan pemain-pemain muda yang tiba-tiba jadi bintang dunia dalam semalam. Intinya, 2026 bukan cuma tentang siapa yang angkat trofi, tapi tentang pengalaman global yang lebih luas—lebih ramai, lebih chaotic, tapi justru itu yang bikin seru.