Argentina v Tanjung Verde akan menjadi pertarungan menarik antara dua tim dengan kualitas berbeda ketika kedua belah pihak bertemu di babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 pada Jumat malam di Stadion Miami.
Bentrokan Argentina vs Tanjung Verde akan berlangsung seru, meski bisa saja berakhir menjadi pertarungan David vs Goliath.
Bagi Argentina, ini adalah keinginan untuk mempertahankan rekor kemenangan beruntun mereka di Piala Dunia dengan kemenangan meyakinkan lainnya, sementara Tanjung Verde berupaya melakukan kejutan sensasional untuk melanjutkan laju impian mereka.
Detail pertandingan
Stadion Miami
Miami, AS
Jumat, 3 Juli
22:00 GMT
Argentina yang fokus mencari kemenangan dominan untuk mengakhiri perjalanan dongeng Cape Verde
Argentina vs Tanjung Verde mungkin sedikit tidak cocok karena perbedaan kualitas atau kekuatan bintang antara kedua belah pihak, tetapi ini tetap menjadi tontonan yang menghibur.
Argentina jelas menjaga tag ‘favorit’ tetap hidup saat mereka membuktikan diri sebagai juara bertahan yang solid di Piala Dunia 2026, dengan Lionel Messi membantu mereka ke babak sistem gugur dengan memenangkan semua pertandingan grup mereka.
Meski demikian, Lionel Scaloni tidak bisa membiarkan para pemainnya berpuas diri dan menganggap enteng Tanjung Verde. Ia akan mengimbau mereka untuk terus menjaga bentuk pertahanan yang kompak serta produktif dan inovatif dengan gerakan menyerang yang cepat untuk meraih kemenangan besar.
Bagi Tanjung Verde, ini akan menjadi upaya menunjukkan ketahanan yang luar biasa untuk bertahan melawan Argentina. Mereka mengejutkan banyak orang dengan tidak terkalahkan di babak penyisihan grup, bahkan bermain imbang dengan Spanyol, namun tantangan terbesar ada di depan.
Para pemain Tanjung Verde harus menampilkan performa terbaik mereka, menjaga garis pertahanan yang sangat ketat untuk membuat frustrasi Argentina dan memanfaatkan setiap peluang yang datang untuk meraih kemenangan besar. Ini akan menjadi pertandingan pertama antara Argentina dan Tanjung Verde dan patut menjadi tontonan menarik bagi para penggemar.
Lionel Messi yang tak terhentikan bertekad untuk melanjutkan impiannya mencapai Piala Dunia
Lionel Messi membuktikan bahwa usia hanyalah angka saat ia tampil maksimal, bahkan di usia 39 tahun, di Piala Dunia FIFA 2026 yang sedang berlangsung.
Dia telah mencetak enam gol hanya dalam tiga pertandingan, termasuk pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah Piala Dunia!
Messi akan bertekad untuk terus bekerja keras membawa Argentina semakin dekat mempertahankan gelar juara Piala Dunia. Dia kemungkinan besar akan banyak dijaga oleh para pemain Cape Verde, namun harus menggunakan keterampilan menggiring bola dan gerakannya yang luar biasa untuk mengecoh mereka dan secara klinis berada dalam performa terbaiknya dalam menciptakan atau menyelesaikan peluang untuk menginspirasi Argentina meraih kemenangan besar lainnya.
ANDA MUNGKIN JUGA SUKA: Penampilan Erling Haaland tetap memberikan dampak positif bagi Norwegia
Mampukah Viral Vozinha membuktikan kualitasnya saat melawan Argentina?
Vozinha, kiper kenamaan Tanjung Verde, berhasil menjadi sensasi viral di Piala Dunia FIFA 2026 dengan beberapa penampilan luar biasa sejauh ini.
Clean sheetnya melawan Spanyol melambungkannya menjadi bintang, dengan kiper veteran ini melihat lompatan besar dalam pengikut Instagram-nya yang melambungkannya menjadi pusat perhatian.
Tapi Vozinha tahu dia punya peluang untuk terkenal di dunia sepak bola jika dia bisa menghentikan Messi dan Argentina. Dia akan berusaha menjadi yang paling tajam dalam menjaga gawang melawan Argentina dan harus secara konsisten melakukan penyelamatan besar-besaran untuk mengganggu para pemain Argentina dan menjaga para pemainnya tetap termotivasi untuk memberikan kejutan besar.
Cedera Argentina vs Tanjung Verde
Cedera Argentina: Tidak ada
Cedera di Tanjung Verde: Telmo Arcanjo
Prediksi Susunan Pemain Argentina vs Tanjung Verde
Argentina Prediksi XI: Emiliano Martinez (GK), Gonzalo Montiel, Christian Romero, Lisandro Martinez, Facundo Medina, Rodrigo de Paul, Alexis McAllister, Enzo Fernandez, Lionel Messi, Thiago Almada, Lautaro Martinez
Tanjung Verde Prediksi XI: Vozinha (GK), Wagner Pina, Roberto Lopes, Diney Borges, João Paulo, Kevin Pina, Deroy Duarte, Jamiro Monteiro, Ryan Mendes, Willy Semedo, Dailon Livramento
Piala Dunia 2026
Kalau biasanya Piala Dunia itu sudah terasa besar, edisi 2026 bakal terasa seperti “festival sepak bola global” versi maksimal. Untuk pertama kalinya, turnamen ini digelar bareng oleh tiga negara sekaligus—Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko—yang artinya vibes-nya bakal campur aduk antara budaya, stadion, dan gaya dukungan fans yang beda-beda. Bukan cuma soal lokasi, formatnya juga naik level: dari 32 jadi 48 tim. Kebayang nggak, lebih banyak negara ikut, lebih banyak cerita underdog, dan peluang kejutan makin gede. Bisa jadi tim-tim yang biasanya cuma numpang lewat, kali ini malah bikin sejarah. Di sisi lain, jadwal yang makin panjang bikin turnamen ini terasa seperti maraton emosi—dari fase grup yang padat sampai knockout yang makin brutal. Dan karena ini Piala Dunia FIFA 2026, ekspektasinya jelas: gol dramatis, momen ikonik, dan pemain-pemain muda yang tiba-tiba jadi bintang dunia dalam semalam. Intinya, 2026 bukan cuma tentang siapa yang angkat trofi, tapi tentang pengalaman global yang lebih luas—lebih ramai, lebih chaotic, tapi justru itu yang bikin seru.