Banyak dari kita yang menggunakan TWS hampir setiap hari, mulai dari bangun tidur, mendengarkan podcast, hingga pulang kerja sambil menonton video di ponsel. Menyenangkan, praktis, dan bebas kabel menjadikan perangkat ini favorit, terutama bagi Gen Z dan Milenial.
Namun akhir-akhir ini perbincangan tentang radiasi dari TWS sering membuat banyak keributan di internet. Ada yang mengatakan sinyal Bluetooth berbahaya karena digunakan hampir terus menerus di telinga dan bahkan dapat “menghantarkan” radiasi ke otak.
Hal ini pun menimbulkan kekhawatiran dan pertanyaan di kalangan kita: “Seberapa amankah TWS bagi kesehatan?” Jadi daripada panik, yuk kita bahas bersama di artikel selanjutnya.
Apa itu radiasi bluetooth di TWS?
Jika berbicara tentang radiasi TWS, pertama-tama penting sekali untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan radiasi itu sendiri. TWS, juga dikenal sebagai headphone Bluetooth, memancarkan gelombang yang disebut frekuensi radio (RF) atau gelombang radio—jenis radiasi yang sama yang digunakan oleh Wi‑Fi, Bluetooth, dan bahkan ponsel.
Bedanya dengan radiasi berbahaya seperti sinar-X atau sinar gamma, gelombang radio ini tergolong non-ionisasi, artinya energinya jauh lebih rendah dan tidak dapat merusak struktur DNA tubuh manusia.
Intinya, radiasi ini bukanlah sesuatu yang “merusak tubuh” dari dalam, karena radiasi non-ionisasi dari Bluetooth memiliki energi yang minimal.
Perangkat seperti TWS biasanya memancarkan radiasi yang daya pancarannya jauh di bawah batas aman yang ditetapkan oleh lembaga kesehatan global seperti FCC atau WHO.
Jika Anda pernah melihat istilah SAR (Specific Absorpsi Rate), itu adalah angka yang digunakan untuk mengukur berapa banyak energi yang diserap tubuh dari gelombang radio.
Dan nilai SAR TWS biasanya jauh lebih kecil dibandingkan smartphone, karena jarak sinyalnya dekat, namun daya pancarnya sangat rendah.
Berapa biaya radiasi TWS?

Banyak orang yang merasa, “Wah, TWS ini dekat sekali di kepala. Ini bahaya banget!” Namun kenyataannya, dalam hal nilai radiasi – TWS jauh lebih lemah dibandingkan sinyal smartphone yang perlu dihubungkan ke menara seluler yang jaraknya ratusan meter.
Artinya, meskipun TWS dikenakan di dekat telinga, paparan radiasinya lebih rendah dibandingkan saat Anda mendekatkan ponsel ke telinga saat melakukan panggilan.
Bahkan ada pendapat dari para ahli bahwa penggunaan headphone Bluetooth ternyata bisa mengurangi paparan radiasi Anda secara keseluruhan karena sinyal yang digunakan TWS super rendah.
Jadi dalam hal kekuatan siaran Bluetooth TWS ukurannya sangat kecil—sering kali 10 hingga 400 kali lebih rendah dibandingkan ponsel biasa. Oleh karena itu, meskipun Anda memakainya dekat dengan kepala, bukan berarti berbahaya.
Bukti radiasi TWS terhadap kesehatan

Jika Anda pernah melihat artikel viral tentang “TWS menyebabkan kanker otak”, perlu kita pahami terlebih dahulu, belum ada bukti ilmiah yang meyakinkan bahwa radiasi Bluetooth dapat menyebabkan penyakit serius seperti kanker otak atau kelainan DNA.
Misalnya, menurut pakar kesehatan dari organisasi kesehatan luar negeri, radiasi non-ionisasi yang dipancarkan Bluetooth tidak bersifat mutagenik dan jauh di bawah batas paparan yang dianggap berbahaya.
Namun jika diteliti penggunaan Bluetooth dalam jangka panjang, ada beberapa temuan menarik, seperti adanya kaitan antara paparan gelombang radio dengan perubahan kelenjar tiroid jika penggunaan dilakukan dalam waktu yang sangat lama setiap harinya – meski hasilnya belum merupakan bukti sebab akibat yang pasti dan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Sampai saat ini, bukti kuat menunjukkan secara langsung TWS Memang belum menyebabkan penyakit serius, namun usia penggunaan dan durasi harian mungkin menjadi faktor menarik untuk diteliti lebih lanjut.
Kesimpulan
TWS memang memancarkan radiasi — yaitu jenis frekuensi radio Bluetooth non-ionisasi, yang intensitasnya sangat rendah dan di bawah batas aman internasional.
Sejauh ini, belum ada bukti ilmiah yang kuat bahwa TWS menyebabkan penyakit serius akibat radiasi saja. Meskipun beberapa penelitian telah berupaya untuk melihat efek jangka panjang, hasilnya masih belum pasti dan memerlukan penelitian lebih lanjut.
Yang perlu kita lebih waspadai bukanlah emisinya sendiri, melainkan cara kita menggunakan TWS tersebut – seperti volume yang tinggi, durasi penggunaan yang terlalu lama atau tidak menjaga kebersihan telinga.
Pada dasarnya TWS relatif aman jika digunakan secara bijaksana dan sesuai aturan – tidak perlu terlalu ditakuti.
Berita Terkini
Berita Terbaru
Daftar Terbaru
News
Berita Terbaru
Flash News
RuangJP
Pemilu
Berita Terkini
Prediksi Bola
Technology
Otomotif
Berita Terbaru
Teknologi
Berita terkini
Berita Pemilu
Berita Teknologi
Hiburan
master Slote
Berita Terkini
Pendidikan
Resep
Jasa Backlink
Togel Deposit Pulsa
Daftar Judi Slot Online Terpercaya
Slot yang lagi gacor